Kapan Hijrah ?

Kapan Hijrah ?

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,   Ukhti, akhi, kapan hijrah ? Mungkin akhir-akhir ini, kalian sering mendengar kata ‘hijrah’ di timeline sosial media. Entah itu di Line maupun Instagram. Tapi, apakah kalian paham dengan apa yang dimaksud hijrah ? Pada artikel kali ini, kita akan membahas hijrah. Yuk kita simak ! Apa itu Hijrah ? Hijrah secara bahasa artinya meninggalkan, berpisah, atau menjauhi sesuatu. Seperti dalam firman Allah Ta’ala : فَآمَنَ لَهُ لُوطٌ ۘ وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّي ۖ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ Artinya : Maka, Lut membenarkan (kenabian Ibrahim). Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya, aku harus berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhanku; sungguh, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (Q.S. Al-‘Ankabut : 26). Hijrah dibagi menjadi dua maksud yaitu : Hijrah hissi, yaitu berpindah tempat. Berpindah dari negeri kafir atau negeri yang banyak fitnah ke negeri Islam atau ke negeri yang tidak banyak fitnah. Hijrah maknawi, atau hijrah dengan hati. Yaitu berpindah dari maksiat menuju ketaatan. Setiap manusia mesti berhijrah, menjadi pribadi yang lebih baik (taat) daripada sebelumnya. Kita tidak boleh melupakan tujuan kita diciptakan. Yaitu untuk beribadah kepada Allah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56). Allah tidak menciptakan manusia dengan main-main dan sia-sia. Ada perintah-Nya yang harus kita lakukan, dan larangan-Nya yang harus kita jauhi. Allah Ta’ala berfirman : أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu’minun : 115). Sesuai dengan firman Allah di Surat...