Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Karena hari ini bertepatan dengan tanggal 1 April, maka kita akan membahas mengenai suatu perayaan yang berkaitan dengan tanggal 1 April, yaitu April Mop dan bagaimana hukum April Mop dalam Islam.

Apa Itu April Mop

April Mop, atau dikenal juga dengan sebutan April Fools’ Day, dirayakan setiap tanggal 1 April tiap tahun. Di hari ini, orang-orang bisa berbohong, menipu, dan mengerjai orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai saat orang-orang yang berbondong-bondong untuk mengerjai teman, tetangga, atau bahkan anggota keluarganya.

April Mop di Indonesia

Seperti yang kita tahu, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim. Namun, tetap saja budaya April Mop tetap menjadi hiburan yang menyenangnkan bagi masyarakat Indonesia, terutama para remajanya. Mereka merayakannya dengan membohongi teman-teman mereka. Padahal, merayakan April Mop bukan merupakan budaya yang berasal dari Islam.

Identik Dengan Bohong dan Dusta

April Mop sangat identik dengan berbohong dan berdusta. Dan saat perayaannya, mereka seperti menghalalkan perbuatan bohong atau dusta itu. Sebagai seorang muslim, seharusnya kita tahu bahwa berbohong atau berdusta walaupun bercanda itu diharamkan di dalam Islam. Mungkin banyak orang yang sudah tahu akan hal itu, namun mereka seperti tidak mau tahu. Dan tidak mau mencari tahu.

Hadits Yang Berhubungan Dengan Dusta

Rasulullah sendiri sangat membenci perbuataan bohong atau dusta. Rasulullah banyak menyinggung hal ini di dalam hadits-hadits beliau. Di antaranya :

Dari Abu Hurairah, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ فَأَدْخَلَ يَدَهُ فِيهَا فَنَالَتْ أَصَابِعُهُ بَلَلاً فَقَالَ  مَا هَذَا يَا صَاحِبَ الطَّعَامِ. قَالَ أَصَابَتْهُ السَّمَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ  أَفَلاَ جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَىْ يَرَاهُ النَّاسُ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّى

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah, maka pun beliau bertanya, “Apa ini wahai pemilik makanan?” Sang pemiliknya menjawab, “Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mengapa kamu tidak meletakkannya di bagian makanan agar manusia dapat melihatnya? Ketahuilah, barangsiapa menipu maka dia bukan dari golongan kami.” (HR. Muslim no. 102).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا، وَالْمَكْرُ وَالْخِدَاعُ فِي النَّارِ

Barangsiapa yang menipu, maka ia tidak termasuk golongan kami. Orang yang berbuat makar dan pengelabuan, tempatnya di neraka” (HR. Ibnu Hibban 2: 326. Hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no. 1058).

Hukum Lelucon

Lelucon-lelucon yang dibuat pada April Mop adalah lelucon yang penuh dengan kedustaan. Inti dari lelucon itu hanyalah untuk bersenang-senang, membuat orang lain tertawa, atau memperlakukan orang. Dan hal ini menakuti dan membuat orang yang dijadikan objek lelucon sakit hati.

Padahal, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

Celakalah orang yang berbicara kemudian dia berdusta agar suatu kaum tertawa karenanya. Kecelakaan untuknya. Kecelakaan untuknya.”  (HR. Abu Daud no. 4990 dan Tirmidzi no. 2315. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Kadang candaan dan lelucon yang dibuat dengan mengambil lalu menyembunyikan barang orang lain. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,

لاَ يَأْخُذَنَّ أَحَدُكُمْ مَتَاعَ أَخِيهِ لاَعِبًا وَلاَ جَادًّا

Tidak boleh seorang dari kalian mengambil barang saudaranya, baik bercanda maupun serius.” (HR. Abu Daud no. 5003 dan Tirmidzi no. 2160. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

Orang yang mengambil hendaklah mengembalikannya,

وَمَنْ أَخَذَ عَصَا أَخِيهِ فَلْيَرُدَّهَا

Siapa yang mengambil tongkat saudaranya, hendaklah mengembalikannya” (HR. Abu Daud no. 5003)

Membuat orang lain takut walau maksudnya bercanda termasuk dosa.

Pernah di antara sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berjalan bersama beliau, lalu ada seseorang di antara mereka yang tertidur dan sebagian mereka menuju tali yang dimiliki orang tersebut dan mengambilnya. Lalu ia pun khawatir (takut). Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.”  (HR. Abu Daud no. 5004 dan Ahmad 5: 362. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

April Mop Merupakan Tasyabbuh

Selain itu, merayakan April Mop juga termasuk salah satu pratek tasyabbuh atau menyerupai orang kafir. Dan kita dianjurkan untuk menyelisihi orang kafir. Di artikel sebelumnya, sudah dijelaskan mengenai tasyabbuh, dan hadits-hadits yang berhubungan dengan tasyabbuh.

Jika ada yang belum membaca artikel tersebut, bisa dibaca disini Hukum Ulang Tahun Dalam Islam

Mudharat

Banyak mudharat yang diakibatkan karena April Fools’ Day, antara lain :

  • Menimbulkan rasa dengki dan dendam
  • Memutus sillaturrahim
  • Menyebabkan keretakan ukhuwah (persaudaraan)
  • Menimbulkan percekcokan

 

Nah, itu adalah bahasan mengenai April Fools’ Day. Nanti, jika ada teman yang mengajak kalian untuk merayakan April Mop, jawab saja ” April Mop ? Really ?! ”

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

 

Sumber :

April Mop, Budaya Jahiliyah

April Mop, Hari Melegalkan Dusta

April Mop, Ingat Bahaya Lelucon Penuh Dusta!