SEMUA AKAN ADA GANTINYA. INSYAALLAH..

Puncak kemerdekaan seorang hamba adalah adalah saat ia mampu menahan diri dari apa yang diharamkan Allah, padahal jiwanya amat mencintai hal itu, namun ia meninggalkannya karena Allah semata,

Allah berfirman:

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ امْتَحَنَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ لِلتَّقْوَىٰ ۚ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ

“Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertaqwa, bagi mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS: Al Hujurat ayat: 3)

Sahabat…

Tak perlu gusar bila harus kehilangan sesuatu di jalan Allah…
Karena ada ganti untuk setiap yang engkau tinggalkan karena-Nya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

من ترك شئ لله عوضه الله خير منه

“Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari apa yang ditinggalkannya” (HR. Ahmad)

Qatadah -rahimahullah- mengatakan:

لا يقْدِرُ رَجلٌ على حَرَامٍ ثم يَدَعه ليس به إلا مخافة الله عز وجل إلا أبْدَله في عاجل الدنيا قبل الآخرة ما هو خيرٌ له من ذلك

“Tidaklah seorang laki-laki yang mampu melakukan perbuatan yang haram, kemudian dia meninggalkannya, dimana dia tidak meninggalkannya kecuali karena takut kepada Allah azza wa jalla, maka Allah akan mengganti apa yang ditinggalkannya tersebut dengan sesuatu yang lebih baik pada kehidupan dunia sebelum kehidupan akhirat.”

Iya. .. Semua ada gantinya. ..

sumber : Ustadz Aan Chandra Thalib